Senin, 17 Maret 2014

ANALISIS SWOT PASAR OLEH-OLEH BALI

Analisis SWOT    : Terhadap Pasar Oleh-oleh Modern dan Pasar Oleh-oleh Tradisional
Sample                 : Erlangga, Krisna & Pasar Sukawati

Erlangga
Strength
a.       Hanya memiliki 2 gerai, sehingga dapat meminimalkan biaya karyawan.
b.      Dikenal menjadi pasar oleh-oleh modern pertama, yang membuat posisi produk sudah cukup melekat di masyarakat.
Weakness
a.       Lokasi yang terletak di pusat kota, jauh dari destinasi wisata Bali, yang biasa terletak di sudut-sudut terpencil Pulau Bali.
b.      2 gerai yang letaknya sangat dekat, membuat gerai yang lebih sempit kehilangan pelanggan, dan akan menjadi kerugian besar.
c.       Tidak membuka cabang di tempat lain, walau sudah buka cukup lama, seharusnya sudah mampu melebarkan sayap ke tempat-tempat wisata lain.  Sehingga produk dapat diraih oleh target pasar di tempat-tempat strategis wisatawan.
Opportunity
a.       Membuka cabang baru di lokasi yang lebih strategis, yang lebih banyak dikunjungi wisatawan.
b.      Menutup gerai yang lebih kecil, dan menggunakannya modalnya untuk pemasaran lebih lanjut.
Threat
a.       Pasar oleh-oleh modern yang menjual produk yang relatif sama, dan memiliki cabang yang lebih banyak di tempat-tempat wisata.

Krisna Oleh-oleh Bali
Strength
a.       Memiliki banyak gerai, dan terletak di tempat-tempat yang strategis dari destinasi wisata.
b.      Memiliki relasi dengan pemerintah, sehingga kerjasama pemasaran dan pengurusan lainnya bisa lebih mudah.
c.       Pelayanan yang memiliki standar kualitas, membuat dimanapun Krisna, dapat membuat target pasar merasa nyaman untuk berbelanja.
d.      Desain Gerai yang unik, etnik, dan elegan, menjadi karakter yang mampu memposisikan produk terhadap pelangan.
Weakness
a.       Harga yang relatif lebih mahal dari pasar oleh-oleh yang lain, menjadi perbandingan di benak konsumen.
b.      Produk yang dijual tidak jauh berbeda dari pesaing.
c.       Produk-produknya hanya menunjukkan karakter Bali yang sudah menonjol, tidak variatif, sehingga dapat mencitrakan, kalau kebudayaan Bali itu-itu saja.
Opportunity
a.       Membuka gerai baru di sekitar destinasi wisata lainnya.
b.      Membuat produk yang lebih variatif.
Threat
a.       Fokus pemasaran antara pasar oleh-oleh dengan Kampung Krisna yang sedang di bangun di Jimbaran.
b.      Pesaing lain yang mampu memberikan harga lebih murah, dengan variasi produk yang relatif sama.

Pasar Sukawati
Strength
a.       Menjadi satu-satunya pasar oleh-oleh tradisional di Bali yang dikenal masyarakat dan wisatawan.
b.      Dapat terjadi proses tawar-menawar.
c.       Kearifan local yang menonjol.
Weakness
a.       Harga awal yang ditawarkan relatif tinggi, singga jika sudah ditawarpun harga masih cukup mahal.
b.      Kondisi pasar yang tradisional, menyediakan fasilitas seadanya dan lingkungan yang kumuh jika terjadi hujan.
c.       Penetapan harga dan pemasaran yang tidak terorganisir, membuat pedagang mengambil keputusan sendiri.
Opportunity
a.       Mengajak pemerintah untuk mengatur sistem dipasar.
b.      Melihat kondisi secara objektif, sehingga dapat dilakukan pembenahan yang diperlukan.
Threat
a.       Semakin banyaknya pasar oleh-oleh modern yang lebih terorganisir manajemennya.
b.      Semakin banyaknya pengetahuan wisatawan akan sistem tawar-menawar.
                                               


1 komentar: