Senin, 28 April 2014

Marketing : Kasus Hawaiian Sights





Pertanyaan :

1.   Apakah  anda yakin bahwa Hawaiian Sigths akan menjadi daya tarik bagi kebanyakan turis yang mengunjungi Hawaii ? Jika tidak yakin apa alasannya ?

2.       Bagaimana profil yang mungkin atas segmen pasar Hawaiian Sighths ?

3.       Teknik-teknik promosi apa yang dapat digunakan Evelyn untuk menjual tur itu ke turis?; ke operator tur?; ke petugas biro perjalanan?

4.  Menurut anda, mengapa biro perjalanan dan operator perjalanan tidak bersemangat menyambut Hawaiian Sights?

5.      Apa pendapat anda mengenai gagasan Evelyn mempekerjakan gadis-gadis dan memberi mereka rok hula untuk membagi-bagikan brosur dipinggir jalan Waikiki kepara turis yang lewat?


Jawaban :

  1. Yakin, karena menurut artikel, masih jarang tour serupa di hawaii.
  2. Wisatawan backpacker, wisatawan eropa. karena wisatawan eropa cenderung lebih memilih untuk berjalan kaki, selain untuk menghemat, mereka biasanya sukamemperhatikan lingkungan sekitar.
  3. Untuk ke turis, saran saya, selain menawarkan tur, mungkin lebih baik jika sekaligus menawarkan homestay. jadi totalitas untuk mendapatkan pengalaman dekat dengan orang-orang hawaii akan lebih dirasakan oleh turis. Untuk operator tur, dan biro perjalanan, hendaknya ditawarkan kontrak kerjasama yang lebih menarik, seperti persentase komisis dan jaminan keamanan wisatawan yang akan mengikuti tur.
  4. Karena meurut mereka, keamanan dan kenyamanan tamu mereka tidak sesuai dengan standar pelayanan yang diterapakan sebelumnya. Tentu saja kenyamanan yang diperoleh saat menaiki bus konvensional dan bus kota sangat jelas berbeda. Selain itu, selama perjalanan, tidak terjaminnya kemanan wisatawan, baik dari faktor manusia maupun alam, mengingat hawaii adalah salah satu daerah yang rawan bencana alam.
  5. Seharusnya metode ini akan sangat menarik bagi wisatawan, namun untuk beberapa wisatawan yang sudah sering melihat gadis hula sebelumnya, akan merasa biasa, dan tidak mengetahui kalau ternyata terdapat promosi yang dibawa oleh gadis rok hula tersebut. Selain itu, tentu saja di hawaii, pemerintahnya mengatur dimana saja para gadis boleh menggunakan rok hula, bila Hawaiian Sights memposisikan sales hulanya di setiap tempat, tentu akan menjadikan citra negatif terhadap gadis hawaii secara umum.

menjawab pertanyaan dari http://derinta-derinta.blogspot.com/2014/04/hawaiian-sights-marketing.html

Minggu, 20 April 2014

Bauran Produk Apple Tahun 2014


Lebar




Panjang
Iphone
Ipod
Ipad
Mac
Iphone 4s
Ipod Shuffel
Ipad with Retina Display
Macbook Air
Iphone 5
Ipod Nano
Ipad Air
MacBook Pro
Iphone 5c
Ipod Touch
Ipad Mini
Mac Mini
Iphone 5s
Ipod Classic
Ipad Mini with Retina Display
iMac

Apple TV

Mac Pro



Mac Accessories





Keterangan Tabel :
·         Lebar Bauran Produk Apple ada 4, yaitu Iphone, Ipod, Ipad, dan Mac.
·         Panjang Bauran Produk Apple berjumlah 19.

Kedalaman
*        Iphone 5s
Iphone 5s, adalah salah satu produk terbaru dari apple, dimana dengan inovasi terbarunya adalah, finger print pass lock. Iphone 5s tersedia dalam 3 varian warna, Emas, Putih, dan Hitam. Untuk kapasitas penyimpanannya, Iphone menawarkan 3 pilihan, dari 16GB2, 32GB2, dan 64GB2.  Dari informasi tersebut, dapat diketahui, Iphone 5s memiliki kedalaman produk 9.
untuk lebih lengkapnya, bisa mengunjungi website dari Apple .


Rabu, 19 Maret 2014

ISTILAH-ISTILAH PEMASARAN

1. DIVERSIVIKASI

Diversivikasi, adalah penyempurnaan produk, atau penciptaan produk baru untuk dapat menambah segmen pasar atau memasuki pasar baru.

Sebagai gambaran, saya beri contoh diversivikasi yang dilakukan Krisna Bali.

Krisna, oleh kebanyakan orang hanya diketahui sebagai industry oleh-oleh di Bali. Namun untuk menembus dan dapat meraih banyak segmen pasar, Krisna mulai merambah membuka Krisna Gallery & Resto, dan masih banyak lagi produk Krisna lainnya sebagai diversivikasi.

(bersambung)

Senin, 17 Maret 2014

ANALISIS SWOT PASAR OLEH-OLEH BALI

Analisis SWOT    : Terhadap Pasar Oleh-oleh Modern dan Pasar Oleh-oleh Tradisional
Sample                 : Erlangga, Krisna & Pasar Sukawati

Erlangga
Strength
a.       Hanya memiliki 2 gerai, sehingga dapat meminimalkan biaya karyawan.
b.      Dikenal menjadi pasar oleh-oleh modern pertama, yang membuat posisi produk sudah cukup melekat di masyarakat.
Weakness
a.       Lokasi yang terletak di pusat kota, jauh dari destinasi wisata Bali, yang biasa terletak di sudut-sudut terpencil Pulau Bali.
b.      2 gerai yang letaknya sangat dekat, membuat gerai yang lebih sempit kehilangan pelanggan, dan akan menjadi kerugian besar.
c.       Tidak membuka cabang di tempat lain, walau sudah buka cukup lama, seharusnya sudah mampu melebarkan sayap ke tempat-tempat wisata lain.  Sehingga produk dapat diraih oleh target pasar di tempat-tempat strategis wisatawan.
Opportunity
a.       Membuka cabang baru di lokasi yang lebih strategis, yang lebih banyak dikunjungi wisatawan.
b.      Menutup gerai yang lebih kecil, dan menggunakannya modalnya untuk pemasaran lebih lanjut.
Threat
a.       Pasar oleh-oleh modern yang menjual produk yang relatif sama, dan memiliki cabang yang lebih banyak di tempat-tempat wisata.

Krisna Oleh-oleh Bali
Strength
a.       Memiliki banyak gerai, dan terletak di tempat-tempat yang strategis dari destinasi wisata.
b.      Memiliki relasi dengan pemerintah, sehingga kerjasama pemasaran dan pengurusan lainnya bisa lebih mudah.
c.       Pelayanan yang memiliki standar kualitas, membuat dimanapun Krisna, dapat membuat target pasar merasa nyaman untuk berbelanja.
d.      Desain Gerai yang unik, etnik, dan elegan, menjadi karakter yang mampu memposisikan produk terhadap pelangan.
Weakness
a.       Harga yang relatif lebih mahal dari pasar oleh-oleh yang lain, menjadi perbandingan di benak konsumen.
b.      Produk yang dijual tidak jauh berbeda dari pesaing.
c.       Produk-produknya hanya menunjukkan karakter Bali yang sudah menonjol, tidak variatif, sehingga dapat mencitrakan, kalau kebudayaan Bali itu-itu saja.
Opportunity
a.       Membuka gerai baru di sekitar destinasi wisata lainnya.
b.      Membuat produk yang lebih variatif.
Threat
a.       Fokus pemasaran antara pasar oleh-oleh dengan Kampung Krisna yang sedang di bangun di Jimbaran.
b.      Pesaing lain yang mampu memberikan harga lebih murah, dengan variasi produk yang relatif sama.

Pasar Sukawati
Strength
a.       Menjadi satu-satunya pasar oleh-oleh tradisional di Bali yang dikenal masyarakat dan wisatawan.
b.      Dapat terjadi proses tawar-menawar.
c.       Kearifan local yang menonjol.
Weakness
a.       Harga awal yang ditawarkan relatif tinggi, singga jika sudah ditawarpun harga masih cukup mahal.
b.      Kondisi pasar yang tradisional, menyediakan fasilitas seadanya dan lingkungan yang kumuh jika terjadi hujan.
c.       Penetapan harga dan pemasaran yang tidak terorganisir, membuat pedagang mengambil keputusan sendiri.
Opportunity
a.       Mengajak pemerintah untuk mengatur sistem dipasar.
b.      Melihat kondisi secara objektif, sehingga dapat dilakukan pembenahan yang diperlukan.
Threat
a.       Semakin banyaknya pasar oleh-oleh modern yang lebih terorganisir manajemennya.
b.      Semakin banyaknya pengetahuan wisatawan akan sistem tawar-menawar.
                                               


Senin, 10 Maret 2014

3 Cakupan Pemasaran



Pemasaran Serba Sama (undifferentiated marketing)
Dalam menggunakan strategi ini, perusahaan hanya membuat satu bauran pemasaran untuk seluruh pasar. Perusahaan mengabaikan perbedaan setiap segmen, sebaliknya perusahaan memperlakukan seluruh segmen sebagai satu pasar. Focus perhatian bukanlah apa yang berbeda, melainkan apa persamaan yang bersifat umum pada seluruh segmen. Hampir sama dengan pemasaran massa; yang menawarkan satu produk untuk seluruh pasar, namun dalam pemasaran missal perusahaan menggap pasar sebagai homogen, berbeda dengan pemasaran serba sama yang menganggap pasar heterogen. Perusahaan hanya mengidentifikasi apa yang bersifat umum dari pasar, dan itulah yang dimanfaatkan.
Keuntungan strategi ini adalah biaya yang lebih rendah, karena menerapkan system produksi missal, misalnya biaya produksi.
Kelemahannya, satu produk tidak mungkin bisa memuaskan seluruh pasar. Dalam jangka panjang persaingan yang meningkat membuat strategi ini tidak bisa dipertahankan.

Pemasaran serbabeda (differentiated marketing)
Dengan strategi ini, perusahaan membuat beberapa bauran pemasaran yang ditujukan pada beberapa segmen. Dengan demikian, perusahaan akan memperoleh posisi yang lebih kuat pada segmen-segmen yang dipilihnya.
Keuntungannya, total penjualan lebih besar dibanding strategi serba sama.
Kelemahannya, biaya yang dibutuhkan akan lebih besar, biaya produksi. Biaya iklan dan promosi juga akan lebih besar dibanding pemasaran serba sama.

Pemasaran terpusat (concentrated marketing)

Strategi yang menarik, apabila sumber daya perusahaan terbatas. Misalnya perusahaan tidak mampu memasuki banyak segmen, dapat mengonsentrasikan diri pada satu segmen saja. Karena hanya melayani satu segmen, posisi lebih kuat sebab perusahaan dapat menguasai perilaku pembelian segmen secara baik. Namun, bergantung pada satu segmen saja memiliki resiko lebih besar. Kalau pesaing besar melihat segmen tersebut dan berniat memasukinya, perusahaan dapat kehilangan pasar. Sekali kehilangan pasar tersebut, bisnis perusahaan akan terganggu

Sabtu, 22 Februari 2014

Kelemahan dan Kelebihan Cara Promosi

Cara Promosi Kelemahan Keunggulan
Periklanan Produk tidak dapat dinikmati. Penjelasan produk lebih detail.
Bertambahnya biaya advertising. Biaya untuk sdm tidak terlalu banyak.
Penjualan Personal Butuh waktu yg cukup untuk memposisikan produk, karena menarik minat pelanggan tidak mudah. Membuat relasi personal yang baik dan dekat dengan pelanggan.
Image/citra perusahaan sangat tergantung oleh bagaimana mempresentasikan produk dan memberi pelayanan yang baik. Dapat mengetahui langsung kebutuhan pelanggan, dan segala keluhannya.
Promosi Penjualan Membutuhkan banyak sdm untuk promosi. Dapat membuka lowongan pekerjaan.
Biaya dan waktu untuk melatih sales dan memberi pengetahuan terhadap produk yang akan dijual. Dapat menarik pelanggan dengan promo dan penampilan yang menarik dari sales promotion.
Keluar biaya untuk mendanai sampel yang dipromosikan. Pelanggan dapat mencoba sampel produk secara Cuma-Cuma.
Pemasaran Langsung Cara ini hanya berlaku kepada konsumen/pelanggan langganan, atau sudah pernah ada relasi sebelumnya. Dapat menginformasikan langsung update produk atau price list perusahaan terhadap pelanggan.
Merchandising Penambahan pada biaya merchandise. Dapat memposisikan produk dengan mudah, karena memberi karakter khusus di benak pelanggan.
Hubungan Masyarakat Kecepatan menarik pelanggan bergantung pada jumlah humas. Informasi yang diberikan dapat disesuaikan dengan keperluan pelanggan, karena langsung dari redaksi.
Perlu sdm unggul untuk dijadikan humas. Tidak mengeluarkan banyak biaya untuk melakukan promosi, karena direksi langsung terjundan berinteraksi dengan pelanggan.

Jumat, 14 Februari 2014

Tugas MAP -2- Pelancong Bisnis

Segmentasi Pasar adalah pengidentifikasian/pendiferensiasian pasar berdasarkan kebutuhan, keinginan, karakter, perilaku pasar yang berbeda, yang mungkin atau tentu membutuhkan dan menginginkan produk yang berbeda.

Pembidikan Pasar adalah suatu proses untuk mengevaluasi beberapa segementasi pasar untuk kemudian dipilih dan dipilah seberapa banyak segmentasi pasar dan segmentasi yang mana saja yang harus dibidik.

Penetapan Posisi Pasar adalah suatu penetapan posisi produk oleh konsumen berdasarkan atribut penting sampai tempat produk dalam ingatan konsumen yang dimana dikaitkan dengan produk pesaing.


Peran Atribut dalam pemosisian produk, tergantung dari segmen pasar itu sendiri. Jika dalam segmen pasar yang lebih mementingkan kualitas produk dibandingkan gaya dari penggunaan produk tersebut, jelas saja penggunaan atribut dalam produk hanya akan menjadi penambahan dalam biaya pemasaran. Begitu juga sebaliknya.
Namun, tidak ada salahnya jika dalam persaingan, menggunakan atribut yang biasa dalam upaya meraih keberhasilan dalam memposisikan produk ke konsumen. Karena sebagian konsumen pasti tertarik dan menyukai kelebihan secara cuma-cuma dalam sebuah produk. Siapa yang tidak suka mendapatkan sesuatu yang Gratis??


Kebijakan untuk memprovide atau menyediakan dan memenuhi kebutuhan semua orang, bisa disebut keebijakan yang sangat beresiko.
Dalam sebuah Restoran misalnya, menetapkan kebijakan tersebut kemungkinan akan menjadikan Laporan setiap tahun dalam Restoran tersebut, menjadi seperti pepatah "besar pasak daripada tiang". Karena, tentu saja, dalam memilih pasar, pasti sudah ditentukan, segmen-segmen seperti apa yang dijadikan bidikan pasar Restoran tersebut. Jika menyediakan persediaan diluar segmen tersebut, dengan jumlah yang sama untuk setiap persediaan, tentu saja akan menjadi kerugian yang cukup besar. Karena dalam memposisikan produk ke konsumen, jelas saja menjadi tidak sesuai dengan bidikan pasar, sehingga dalam memposisikan produk, akan terjadi mark-up biaya promosi yang besar.

Selasa, 28 Januari 2014

Komentar MAP - 1

Setiap kegiatan memiliki sifat menjual, bahkan sebagai pelajar pun.
Sebagai waiter, menjual kualitas pelayanan terhadap tamu, dengan melatih dalam kondisi memperhatikan. Diharapkan betul dalam bekerja waiter dapat beranggapan dirinya berpikir seperti tamu untuk dapat mengetahui apa yang akan ada di meja makan.
Dengan menjual daya berpikir, pengalaman, perhitungan, perhatian, ekspresi, kerapian, pelayanan, dan kesabaran dalam mempertahankan kualitas setiap hari selama 8 jam, waiter mendapat harga jualnya melalui semua hal tersebut melalui tip, dan pendapatan service dari perusahaan.