Selasa, 27 Desember 2011

Apa yang paling benar adalah ada, namun siapa yang bisa membenarkan?

Saat ini saya dan keluarga mengalami guncangan, stress, karena hilangnya mobil. kasus detailnya seperti ini

Minggu siang, kerabat dekat papa saya menerima tamu dari luar Bali, 3 orang, namun hotelnya sudah penuh, entah kenapa tamu tersebut diberikan kamar dan mess. sore sekitar pukul 16, tamu tersebut menyatakan ingin melihat sunset, dan didengar oleh kerabat papa, lalu ditawarkan, apakah mau rent car? papa saya yang biasa menyewakan mobilnya kepada kerabat untuk disewakan, ditelfon oleh kerabatnya dan, mengiyakan tawaran tersebut. namun papa saya yang biasanya teliti dan jeli, jika ada yang menyewa mobilnya, tak tau kenapa, mengiyakan saat tamu yang tak dikenal itu meminta agar sewa mobil tanpa sopir,papa sdh menyerahkan STNK asli dan kunci ke receptionis sebelumnya, dan tamu tersebut kembali ke kamar dengan alasan beristirahat.
besoknya, hari senin,  hari seharusnya mobil kembali jam 7 malam. pagi2 di senin itu, tamu tersebut skipped di hotel, namun tidak dicurigai oleh papa saya, karena tamu tersebut tawaran dari kerabat dekat papa, dan saat ditelfon tamu tersebut masih menjawab, dan meminta tambahan waktu sampai jam9 malam, lagi2 papa tdak curiga sama sekali, gak tau kenapa.
hingga jam 10 malam, mobil belum kembali, papa mengirim sms dan menanyakan dimana posisi tamu tersebut, namun tidak dibalas, kemudian saat ditelfon, nomornya tidak aktif.
dari sana baru mulai curiga, dan setelah diselidiki, KTP tamu tersebut palsu. segera saja papa melaporkan kehilangan di kantor polisi, polsek Denpasar Timur.
hingga jam 2 pagi tadi papa keliling mencari mobil, tidak ketemu.

bangun tidur, segera papa menempuh jalan niskala, diinformasikan, mobil tersebut sedang berada di dalam rumah, di jalan menuju pantai berawa, yang berisi pohon mangga besar. saya dan kakak pertama segera pergi mencari setelah menerima kabar tersebut. namun sampai jam 12 pencarian tersebut berlangsung, tidak ketemu juga mobil saya, hasil dari kepolisian pun NOL. bahkan saat saya melintasi beberapa ruas jalan, polantas2 tersebut, sepertinya santai dan tidak menanggapi begitu serius laporan kehilangan tersebut.
kembali menempuh jalan niskala, didapati, kalau memang, pelaku menggunakan ilmu hitam, dan ketika itu papa memang sedang apes atau tidak konsen, diberi kabar kalau mobil sudah "lewat"

setelah tadi, papa saya menanyakan beberapa kerabat, banyak kasus seperti td terjadi sebelumnya, dan ada yg bilang, bahkan polisi bekerjasama dengan sindikat pencurian mobil tersebut, untuk mencari keuntungan dari uang tebusan atas barang yg dilaporkan hilang tersebut.
sistemnya, pelaku pencuri mobil tersebut, menyerahkan kepada penadah, dan sudah di"pegang" oleh polisi. nah saat pelapor menemukan mobilnya, dimintalah uang tebusan karena menemukan mobil itu, dan setelah itu, sindikat itu pun mungkin akan diberi upahnya masing2.



apa yang dapat disimpulkan? papa sudah melapor ke kepolisian, laporan kehilangan sudah diinformasikan (seharusnya) ke setiap perbatasan, apabila sampai mobil saya lolos ke jawa dan di"proses" disana. APA YANG DAPAT DISIMPULKAN? jawaban terdapat pada judul entri ini.

negara apa ini? saya bersumpah, kalau saja saya diberi kesempatan, saya benar2 akan berani menegakkan kebenaran. mengusut tuntas semua kecurangan hukum yang terjadi di negara ini!

1 komentar:

  1. baru saja menerima kabar, mobil sudah berada di gudang mereka di Jawa, yap.

    Semoga semua yang terlibat dan yang tau tentang pencurangan Hukum itu, mati dengan meninggalkan seluruh keluarganya tanpa harta, kebahagiaan, dan pengakuan oleh masyarakat! TERKUTUK CI !!!!!

    BalasHapus